2009-01-11

Ambient Design

Sejak masuknya industri cetak di dunia, dampak yang begitu terasa dilihat dari majunya indsutri periklanan. Dewasa ini, iklan-iklan outdoor maupun billboard telah mengacu pada kreatifitas beriklan yang disebut ambient advertising. Iklan model ini memanfaatkan lingkungan tempat iklan itu dibuat sehingga iklan itu menjadi suatu kesatuan yang hidup dan menarik.

Beberapa contoh ambient advertising:




















Bentuk pengiklanan Fitness Centre
dengan memanfaatkan bus umum
(diambil di kaskus)














Iklan Adidas pada World Cup di Jerman
(www.break.com)

































Iklan Nike memanfaatkan halte bus
dan gedung untuk memberi kesan
hancur akibat lari yang terlalu cepat


Ambient design merupakan metode iklan yang menjadi trend di masa depan. Hal ini disebabkan oleh kesadaran para advertiser dunia akan jenuhnya masyarakat pada jenis iklan outdoor pada umumnya. Penggunaan lingkungan sekitar sebagai media iklan akan menjadi daya tarik yang mampu mengalahkan media elektronik lain apalagi media cetak pada umumnya.
(Pranata Adityawan)

Iklan Sampoena Hijau vs Iklan Anti rokok..

(www.flickr.com/photos/wadjoe)
Sekarang ini iklan semakin kreatif saja, apa lagi iklan-iklan rokok seperti Iklan Sampoerna Hijau yang menggunakan selogan ‘gak ada loe gak rame’ ini cukup membuat masyarakat terpikat karena kata-kata dan iklan yang ditampilkan begitu menarik dan enak didengar. Iklan ini cukup menarik perhatian karena tema yang digunakan dalam mengiklankan iklannya begitu hangat dan mengandung persahabatan.


(www.flickr.com/photos/13841978@N05)


Iklan yang ditampilkan memang bagus tapi iklan ini menyindir iklan rokok Sampoerna Hijau. Iklan sindiran ini ingin memperlihatkan bahwa biarpun iklan-iklan rokok itu mengiklankan produk mereka dengan bagus dan menarik tapi akan berakhir dengan buruk. Iklan Sampoerna Hijau dengan selogan 'gak ada gak rame' yang tadinya memperlihatkan persahabatan, kebersamaan dan menarik ini, berubah menjadi iklan yang menegangkan dan menakutkan dimana dalam iklan anti-rokok ini diperlihatkan tempat pemakaman dan akibat dari merokok dapat memperpendek umur. (Marta Christine, Ingrid Arviana, Pranata Adityawan)




Sindir Menyindir Lewat IKLAN...


Hampir setiap hari kita melihat iklan, mulai dari iklan di televisi, majalah, koran, radio maupun iklan di billboard yang kita temui di jalan. Jika kita amati perkembangan iklan di Indonesia sekarang ini, beberapa perusahaan sudah mulai berani untuk menunjukkan persaingannya secara langsung dengan menyatakan sindiran-sindiran yang ditampilkan dalam iklan.

Ada beberapa contoh iklan yang menyindir produk lain, contohnya:

- Iklan permen kopi Espresso. Dalam iklan tersebut disebutkan "Kopi ko..song nyaring bunyinya..." ketika kita mendengar iklan tersebut pasti kita langsung menyadari bahwa iklan tersebut secara langsung menyebut merk permen kopi lainnya yaitu Kopiko.

- Iklan jamu Bintangin. Tagline dari iklan tersebut ialah "Semua Orang Boleh Minum" yang secara tidak langsung menyindir iklan Tolak Angin Sido Muncul yang memiliki tagline "Orang Pintar Minum Tolak Angin".

- Iklan motor Yamaha, dalam iklannya, Yamaha selalu melontarkan sindiran-sindiran terhadap motor lain dan menganggap motor Yamaha adalah yang paling irit. Meskipun tidak secara langsung menyebut merk saingannya yang kita ketahui ialah Honda dan Suzuki, tetapi Yamaha selalu menyebutkan ”.....dibandingkan dengan merk lain”.

Selanjutnya ialah iklan-iklan provider selular. Hampir semua iklan tersebut melontarkan sindiran-sindiran terhadap provider lainnya sehingga menyebabkan perang tafif selular. Ketika satu provider memberikan promosi atau penawaran tertentu, provider lainnya juga tidak mau kalah dengan memberikan tawaran lainnya sehingga iklan-iklan televisi televisi dipenuhi dengan persaingan-persaingan antar provider. (Teguh Prasetyo)




Iklan OREO

www.ft.com


Siapa yang tidak tahu biskuit Oreo? Biskuit dengan ciri khas memakannya yang “diuptar, dijilat,dan dicelup” ini telah diproduksi oleh Nabisco sejak tahun 1912. Namun siapa yang sangka jika kandungan dalam Oreo sempat dicurigai mengandung bahan melamin yang berbahaya bagi tubuh. Hal ini disebabkan ditariknya produk-produk antara lain Cadbury, Snickers, dan juga Oreo buatan China September lalu.

Menghadapi rusaknya nama Oreo di mata masyarakat, marketing Oreo Indonesia melakukan suatu strategi dalam beriklan yang mencolok. Iklan Oreo di Indonesia awalnya selalu diakhiri dengan slogan “bangga Buatan Indonesia.” Slogan ini diharapkan dapat memberitahukan masyarakat bahwa Oreo yang ada di Indonesia merupakan Oreo asli buatan Indonesia. Namun strategi marketing ini rupanya kurang begitu mengena di mata masyarakat hingga Oreo Indonesia menampilkan iklan yang lebih rinci. Iklan ini ditayangkan mulai bulan Desember lalu dimana pada iklan yang diperankan oleh Ferdy Hassan ini menceritakan suatu proses perjalanan pemeran melihat langsung pembuatan Oreo di Indonesia. Iklan tersebut secara jelas menggambarkan suasana pabrik yang higienis dan terjamin kesehatannya.

Strategi marketing seperti yang ditunjukan Oreo Indonesia melalui iklannya yang terbaru, memang langkah yang baik. Mulai dari pemilihan pemeran yang cocok hingga alur cerita yang menitikberatkan pada keterjaminan Oreo, dimulai dari proses kedatangan ke pabrik tersebut. Suatu produk sekelas Oreo memang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi dan strategi pengiklanan yang ditujukan kepada audiance dewasa, yang merupakan langkah marketing dan advertising yang luar biasa. (Untung Karyadi)


2009-01-04

“Iklan SMS REG (SPASI) …”

“Ketik reg (spasi) ....kirim ke ....” Anda pasti sering melihat dan mendengar iklan seperti itu bukan? Mulai dari SMS dengan artis idola, menentukan jodoh, sampai menentukan nasib dan pekerjaan dengan bantuan dari para peramal seperti Mama Lauren, Dedy Corbuzier, Ki Joko Bodo, dll. Mungkin pada awalnya tidak ada masalah dengan munculnya iklan-iklan tersebut, namun semakin lama iklan tersebut semakin marak bermunculan dan menawarkan topik-topik yang sudah tidak masuk akal sehingga terkesan membodohi pemirsanya. Salah satu stasiun televisi yang sering menyiarkan iklan tersebut ialah Global TV. Frekuensi penayangan iklan tersebut pun cukup sering, bahkan ditayangkan di jam-jam di mana anak-anak sedang menonton televisi. Contohnya ialah iklan sms yang dibintangi oleh artis Rahma Azhari dan Sarah Azhari, dalam iklan tersebut mereka menawarkan sms-sms mesra dari mereka, bahkan ada iklan tawaran berkenalan dengan para model-model yang pada iklan tersebut berpenampilan vulgar. Iklan semacam itu dapat menyesatkan dan merusak mental para anak-anak yang menonton iklan tersebut. Selain merugikan secara mental, iklan tersebut juga merugikan masyarakat karena layanan sms tersebut menghabiskan pulsa yang cukup mahal.

Komisi Penyiaran Indonesia telah memerintahkan kepada seluruh stasiun televisi untuk menayangkan iklan-iklan tersebut di atas pukul 22.00, bahkan ada iklan sms KI JOKO BODO yang dihentikan penayangannya karena iklan tersebut dianggap tidak sesuai dengan nilai agama karena memberikan janji untuk mengubah nasib seseorang. Dengan adanya peringatan dari KPI tersebut diharapkan agar stasiun televisi dapat memilih lagi iklan mana yang layak untuk ditayangkan atau tidak. (Ingrid Arviana)

Video-Video Iklan tersebut antara lain:






Tokoh Politik Komersial

Advertising berperan besar dalam pemilihan umum apapun. Mulai dari pemilihan kepala daerah, pemilihan anggota legislatif, hingga pemilihan presiden 2009 nanti. Iklan televisi menjadi salah satu peran penting dalam mencitrakan seseorang atau partainya hingga secara tidak langsung tersimpan dalam pikiran masyarakat. Soal kocek tidak perlu ditanya, namun yang lebih penting adalah bagaimana sebuah iklan partai politik menjadi hal yang menarik karena yang ditawarkan dalam iklan tersebut tidak lebih penting daripada siapa yang berperan dalam iklan tersebut.

Sebut saja Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir, Ketua Umum Gerindra Mayjen (purn) Prabowo Subianto, Ketua Umum Hanura Jenderal (purn) Wiranto, dan masih banyak lagi nama-nama yang menghiasi media massa Indonesia. Dalam iklan televisi misalnya, yang dikedepankan adalah tokoh dan visi misi partai yang pada intinya sama-sama saja. Tidak ada suatu informasi baru yang diiklankan karena memang yang ditawarkan adalah pengenalan akan tokoh dan apa peran postif tokoh tesebut.

Apakah iklan parpol iklan komersial atau iklan layanan masyarakat? Mungkin tidak keduanya. Namun apa yang dimunculkan di media jelas bertujuan untuk mengkomersialkan partai mereka. Tidak salah memang, hanya saja iklan seperti itu tidak mendidik masyarakat untuk mengerti solusi apa yang ditemukan partai itu agar terhindar dari realitas permasalahan yang ada. Iklan-iklan politik hanya menjanjikan kemakmuran dan jaminan kehidupan yang lebih baik tanpa dilandasi pemikiran-pemikiran baru yang lebih perlu diketahui masyarakat luas. Iklan tersebut cenderung memunculkan tokoh dalam partai dan memperlihatkan kegiatan sosialnya dilapangan. Pengiklanan partai melalui media massa memang sah saja namun pengawasan dari lembaga-lembaga pemilu seperti KPU maupun Panwaslu perlu agar iklan tersebut tidak hanya mengkomersialkan partainya tetapi juga memberikan informasi yang objektif agar masyarkat lebih sadar dan bukan di buat mabuk oleh jaminan kemakmuran yang tidak jelas. (Marta Christine Yonata)



Contoh iklan partai politik diambil dari youtube: